SETIAP manusia berhak atas kehidupannya sendiri.
Apapun yang diputuskan dalam hidupnya, tentu menjadi hak dari orang
tersebut. Risiko dan konsekuensinya sudah harus diterima dengan sikap
yang dewasa.Pilihan untuk "membuang" keperawanan sebelum menikah adalah
sesuatu yang besar. Apalagi Anda yang masih menjunjung tinggi adat
ketimuran. Hal itu mungkin dianggap salah. Tapi, sekali lagi, itu adalah
hak dari setiap manusia.
Model berusia 19 tahun ini pun berani mengambil keputusan untuk
menjual keperawanannya demi kehidupan yang lebih baik. Bukan sesuatu
yang mudah memang, tetapi pilihannya itu didasari atas pemikiran yang
dalam dan serius.
Ya, Giselle menjual dirinya sendiri di situs penjualan perempuan
yaitu Cinderella Escorts. Di website tersebut, dirinya mencantumkan
harga untuk keperawanannya senilai USD3 juta atau sekira Rp4,6 miliar. Harga yang fantastis, tapi tentunya itu bukan sesuatu yang mahal
dibandingkan dengan harus memberikan harta terindah dari tubuh perempuan
yang tidak akan pernah kembali lagi. Meski harus kehilangan
keperawanannya, Giselle menyatakan itu adalah sesuatu yang dia inginkan.
Dilansir dari Daily Mail, dari situs escorts tersebut, diketahui
bahwa pria yang menawar Giselle ada dua orang. Yang pertama adalah
seorang pebisnis asal Abu Dhabi dan yang satunya lagi adalah aktor
Hollywood.
Anda ingin tahu berapa tawaran yang dilontarkam mereka berdua?
Ya, memang tidak di angka 3 juta dollar, tapi si pebisnis mematok harga
Rp3,5 M, sedangkan aktor Hollywood yang dirahasiakan namanya itu menawar
keperawanan Giselle dengan harga Rp3,8 M.
Dalam keterangan yang dia catutkan di website tersebut, Giselle
menyatakan bahwa alasan menjual keperawanan untuk membayar biaya kuliah,
membeli rumah baru, dan pergi keliling dunia.
Yang cukup mengejutkan adalah pernyataannya mengenai keputusan
untuk menjual keperawanan. "Saya senang telah memutuskan untuk menjual
keperawanan saya melalui Cinderella Escorts," ucapnya.
Tak hanya itu, keterangan Giselle yang lain pun membuat banyak
netizen sedikit geram. "Jika saya ingin memberikan keperawanan ini
untuk seseorang yang bukan cinta pertamaku, itu keputusan saya,"
katanya.
Giselle juga berpendapat mengenai emansipasi yang banyak
diperbicarakan netizen tentangnya. "Fakta bahwa wanita dapat melakukan
apa yang mereka inginkan dengan tubuh mereka dan memiliki keberanian
untuk menjalani seksualitas mereka secara bebas terhadap para kritikus
merupakan tanda untuk emansipasi bagi saya," sambungnya.
Dia menambahkan, kalau dipikir-pikir, siapa yang tidak ingin mendapatkan uang sebanyak itu hanya dalam semalam saja?
Giselle mengatakan bahwa dia telah merencanakan untuk menjual
keperawanannya sebelum mencari tahu tentang Cinderella Escort, namun
memutuskan untuk lebih aman bekerja dengan agensi.
Badan ini naik ke ketenaran di seluruh dunia setelah dilelang
pada tahun 2016 oleh Aleexandra Khefren, seorang model Rumania berusia
18 tahun yang menjual keperawanannya juga. Harganya cukup luar biasa,
yaitu sekitar Rp 6 miliar kepada seorang pengusaha yang tidak disebutkan
namanya dari Hong Kong.
Perlu Anda ketahui, 20% dari harga lelang diberikan untuk Cinderella Escort.
Pria di balik situs pendamping Jerman yang paling terkenal adalah
Jan Zakobielski berusia 27 tahun, yang mengelola bisnis ini dari
Dortmund dan menyamakan keperawanan seorang wanita dengan 'mobil mewah'.
Seorang juru bicara Cinderella Escorts mengatakan di situs
tersebut, Anda akan menemukan video dimana gadis-gadis dari seluruh
dunia membicarakan alasan untuk menjual keperawanan mereka.
"Tawaran tinggi untuk lelang Giselle menunjukkan kepada kita
seberapa tinggi permintaan untuk perawan. Orang-orang bisnis dari
seluruh dunia telah menawar dan itu berarti situs ini bukan
sembarangan," kata si juru bicara.
(dno)
Source : https://lifestyle.okezone.com
FOR INFO CALL US
08155559151
corpsmilitary@gmail.com