“Pemanfaatan teknologi informasi secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi penyelenggaraan transportasi baik aspek lalu lintas, kendaraan dan angkutan umum. Beranekaragamnya penggunaan teknologi informasi yang ada di Indonesia dan tingginya pemanfaatan teknologi membutuhkan suatu kebijakan dan standarisasi pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang transportasi,” ucap Menhub Budi dalam keterangan, ditulis Rabu (22/11).
Lebih lanjut Budi Karya menyampaikan bahwa “sistem transportasi harus ditata dalam satu kesatuan sistem yang pengembangannya dilakukan dengan sistem saling berintegrasi dan mendinamisasikan unsur-unsurnya yang terdiri atas sarana, prasarana dan manusianya serta aturan dan prosedur yang sedemikian rupa sehingga terwujud suatu totalitas yang utuh untuk mencapai daya guna dan hasil guna yang maksimal,” ujar Budi.
“Intelligent Transport System pada prinsipnya adalah penerapan teknologi maju untuk membuat prasarana dan sarana transportasi lebih informatif, lancar, aman dan nyaman sekaligus ramah lingkungan. Sistem ini mempunyai tujuan dasar untuk membuat sistem transportasi yang mempunyai kecerdasan sehingga dapat membantu pengguna transportasi dan memudahkan untuk memperoleh informasi, transaksi, mengurangi antrian juga meningkatkan keamanan dan kenyamanan,” pungkas Menhub.
Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Jenderal Sugihardjo, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono dan President of ITS Indonesia Noni Purnomo.
Sumber yang kami dapat berasal dari berbagai sumber online dan Sumber lapangan langsung
FOR INFO CALL US
08155559151
corpsmilitary@gmail.com
